.

.

Safety Riding

Minggu, 09 Agustus 2015

Daftar Sepeda Motor Yang Cocok Dan Yang Tidak Cocok Minum Pertalite

 Bro sis sekalian, dirilisnya BBM jenis baru di Indonesia beberapa waktu lalu memang menambah varian bahan bakar yang bisa digunakan untuk sepeda motor kita. Yups, berlabel Pertalite BBM jenis baru ini memiliki RON 90 atau bisa dikatakan lebih baik dibandingkan dengan Premium yang memiliki RON 88. Bagi sebagian produk sepeda motor di Indonesia angka RON 90 ini memang cocok. Ingat lho, sebagian. Nggak semua!!


BBM Pertalite


Loh kenapa nggak semua produk? Tentu saja ada kaitannya dengan spesifikasi mesin mas bro. Yups, dikutip dari laman otomotifnet (31/7/2015) menurut ahli Sistem Pembangkit Daya-Perawatan Mesin dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Dr. Ir. Tri Yuswidjajanto yang membantu pengetesan Pertalite dengan RON 90 ini cocok untuk produk dengan mesin berkompresi antara 9 sampai 10 banding 1. Sementara untuk kompresi lebih dari itu maka sebaiknya tidak menggunakan Pertalite. Nah di Indonesia sendiri tidak semua produk sepeda motor memiliki spesifikasi mesin dengan kompresi tersebut diatas bro. So, sepeda motor tersebut tidak dianjurkan menggunakan Pertalite.

Apa saja? Monggo berikut data beberapa sepeda motor yang tidak cocok menggunakan Pertalite (kompresi kurang dari 9 dan lebih dari 10 dibanding 1):
Kawasaki Ninja 250 : 11,3:1
Kawasaki Z250 : 11,3:1
Kawasaki Ninja RR Mono : 11,3:1
Kawasaki Z250SL : 11,3:1
Kawasaki Ninja 150 (2-tak) : 6,8:1
Kawasaki Ninja 1000 : 11,8:1
Kawasaki Ninja ZX-10R : 13,0:1
Kawasaki D-Tracker 250 : 11:1
Kawasaki KLX 250L : 11:1
Kawasaki Pulsar 200NS : 11:1
Honda CB150R : 11.0 : 1
Honda CBR150R : 11.0 : 1
Honda Vario 125 eSP : 11,0 : 1
Suzuki Inazuma : 11,5:1
Yamaha MT-25 : 11,6:1
Yamaha YZF-R25 : 11,6:1

Nah berikut data sepeda motor yang cocok menggunakan Pertalite (kompresi antara 9 sampai 10 dibanding 1):
Kawasaki Estrella : 9.0:1
Kawasaki ER-6n : 10,8:1
Kawasaki Ninja 650 : 10,8:1
Kawasaki Vulcan S : 10,8:1
Kawasaki Versys 650 : 10,8:1
Kawasaki KLX 150 : 9,5:1
Kawasaki Dtracker 150 : 9,5:1
Kawasaki KSR : 9,5:1
Kawasaki Athlete : 9.8:1
Honda Supra X125 FI : 9,3:1
Honda Supra X125 Helm In : 9,3:1
Honda Revo FI : 9,3:1
Honda Blade 125 FI : 9,3:1
Honda Verza : 9,5:1
Honda New MegaPro FI : 9,5:1
Honda CBR250R : 10.7 : 1
Honda BeAT FI eSP : 9,5:1
Honda Scoopy FI eSP : 9,2 : 1
Honda Vario 110 eSP : 9,2 : 1
Honda Vario 150 eSP : 10,6 : 1
Honda PCX 150 : 10,6 : 1
TVS Apache 180 : 9,5:1
TVS Apache 160 : 9,5:1
TVS Neo : 9,35:1
Suzuki Satria F150 : 10,2:1
Suzuki Alexo 125 : 9,5:1
Suzuki Nex : 9,4:1
Suzuki Address : 9.4:1
Suzuki Hayate : 9,6:1
Suzuki Thunder 125 : 9,2:1
Yamaha Byson : 9,5:1
Yamaha New V-Ixion : 10,4:1
Yamaha YZF-R15 : 10,4:1
Yamaha Scorpio Z : 9,5:1
Yamaha Mio J : 9,3:1
Yamaha Mio GT : 9,3:1
Yamaha X-Ride : 9,3:1
Yamaha Mio M3 125 : 9,5:1
Yamaha soul GT125 : 9,5:1
Yamaha Fino FI : 9,3:1
Yamaha GT125 : 10,9:1
Yamaha Xeon RC : 10,9:1
Yamaha NMAX : 10,5:1

Sebagian besar produk di Indonesia cocok pakai Pertalite.

Semoga berguna

Source :
http://motohits.com/2015/07/31/nih-daftar-sepeda-motor-yang-cocok-maupun-yang-tidak-cocok-minum-pertalite/

Selasa, 21 Juli 2015

Tips Mudik Menggunakan Sepeda Motor

Bagi Anda yang berencana mudik dengan sepeda motor, tak ada salahnya untuk benar-benar mempersiapkan segala tetek-bengek selama perjalanan. Sebagai contoh, Anda bisa mempersiapkan kondisi tubuh Anda sehingga bisa tetap bugar dan tidak loyo selama perjalanan. Nah, berikut adalah beberapa tips mudik dengan sepeda motor yang aman yang diambil merdeka.com dari salah satu fanfage di Facebook. Yuk simak apa saja!

  1. Pastikan Anda punya motor. Penting!
  2. Cek rem sepeda Anda. Masih berfungsi dengan baik? Jika tidak, jangan nekat ngerem pakai sepatu ya.
  3. Periksa lampu motor. Berfungsi atau tidak. Kan tidak lucu kalau Anda terpaksa pakai lampu senter atau senter hape untuk penerangan jalan.
  4. Cek apakah rantai motor Anda masih ada atau tidak. Takutnya sudah raib dicuri anak SMA buat tawuran.
  5. Nah, ini juga penting. Periksa spion Anda! Masih lengkap? Kan lumayan bisa dipakai ngaca selama perjalanan.
  6. Supaya lebih aman. Bawalah SIM selama perjalanan. Ingat, ini SIM alias Surat Izin Mengemudi. Bukan SIM di dalam hape Anda. Jangan-jangan pas ditanya polisi, Anda dengan sigap bertanya, “Mau SIM 1 atau 2 pak? Hape saya Dual SIM.”
  7. Biar aman dan selamat di jalan, jangan lupa pakai helm SNI. Ingat, meski Anda bekerja di proyek, tak perlu pamer dengan pakai helm yang kuning-kuning itu.
  8. Hindari terlalu banyak membawa barang. Tabung gas, lemari, kulkas, dan mesin cuci tidak usah dibawa. Ingat, Anda mau mudik bukan pindah rumah.
  9. Pasang kecepatan 40-70km/jam saja. Kenapa? Aduh, kalau sampainya terlalu cepat, nanti Anda disuruh bantuin buat kue lho sama ibu di rumah. Capek dong!
  10. Bersikap sewajarnya selama di perjalanan. Plis deh jangan lebay! Anda tak perlu standing di atas motor atau sok lepas tangan. Anda kan mau mudik, bukan mau atraksi sirkus.


Di balik tawa dan humor selalu ada pesan baik yang ingin disampaikan. Pastikan bahwa Anda telah mempersiapkan keberangkatan Anda secara matang. Jalanan akan dipadati banyak orang yang juga hendak mudik, maka pastikan semua keperluan Anda selama perjalanan sudah dipersiapkan dengan matang.